Community Trend Stories & News From Brands We Love

Sumber foto: Instagram @thebodyshopindo.impact


Kamu pasti sudah familiar akan kampanye Stop Sexual Violence dari The Body Shop. Merupakan sebuah brand kecantikan yang mengutamakan kesetaraan hak asasi manusia, The Body Shop telah menjalankan serangkaian kampanye mulai tahun 2004 hingga saat ini. Melalui kampanye yang dijalankan sejak tahun lalu, brand dengan 86% karyawan perempuan ini ingin memperjuangkan hak perempuan sekaligus melindungi korban kekerasan seksual yang meningkat selama pandemi. Salah satunya dengan mendorong pemerintah untuk mengesahkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS), yang saat ini telah masuk dalam program Legislasi Nasional DPR RI 2021.

 

Masih dalam rangka kampanye Stop Sexual Violence, The Body Shop bersama Magdalence.co menghadirkan Campus Online Talkshows Series untuk membangun kesadaran generasi muda akan kekerasan seksual di sekitar mereka. Bertajuk “Manipulasi Dalam Relasi”, talkshow seri kedua ini membahas terjadinya relasi kuasa dalam kekerasan gender berbasis online (KGBO) yang umumnya terjadi dalam sebuah hubungan. Ketika seseorang berupaya menguasai orang lain, ia akan mengintimidasi orang dan memanipulasi consent atau persetujuan dari korbannya. Salah satu cara yang dilakukan pelaku ialah dengan menyebarkan konten intim non-konsensual. Saat ini belum ada payung hukum yang melindungi korban kekerasan seksual ini dari kejahatan para pelaku KGBO. Oleh karena itu, Indonesia membutuhkan Undang-undang yang mengandung aspek-aspek perlindungan dan rehabilitasi korban, serta edukasi terhadap masyarakat agar kejadian seperti ini tak terulang lagi.